Selasa, 21 Desember 2021

Ketergantungan Antarruang dan Pengaruhnya terhadap Kesejahteraan Masyarakat ( Part 2)

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas 5 poin besar, meliputi :

1. Perdagangan Internasional 

2. Mengembangkan Ekonomi Kreatif Berdasarkan Potensi Wilayah untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

3. Memanfaatkan Persaingan sebagai Peluang untuk Meraih Keunggulan Ekonomi Bangsa 

4. Pengembangan Pusat-pusat Keunggulan Ekonomi untuk Kesejahteraan Masyarakat 

5. Pasar Bebas

Dari kelima poin diatas, apakah sudah tergambarkan apa yang akan kita bahas? 

Yuk kita simak pemaparan poin dari poin 2 dan 3 terlebih dahulu 


Mengembangkan Ekonomi Kreatif Berdasarkan Potensi Wilayah untuk Meningkatkan Kesejahteraraan Masyarakat

 

Ekonomi kreatif merupakan pengembangan konsep yang dilandaskan sumber asset kreatif yang diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan potensi ekonomi.

 

Budaya beragam dan sumber daya manusia yang banyak dapat menjadi modal dalam mengembangkan ekonomi kreatif.

 

Ekonomi kreatif yang dimulai sejak tahun 2006 dapat melahirkan kegitan – kegiatan kreatif seperti dengan muculnya beraneka ragam kerajinan pernak pernik, alat musik dan perabotan unik yang menjadi ke khasan suatu wilayah. Seperti yang terlihat pada gambar berikut

Sumber Buku Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 9 Rev 2018

 

Indentifikasi lingkupnya mencakup 14 subsektor yaitu :

Periklanan

Permainan interaktif

Arsitektur

Musik

Pasar seni dan barang antik

Seni pertunjukan

Kerajinan

Penerbitan dan percetakan

Desain

Layanan komputer dan piranti lunak

Fashion mode

Radio dan TV

Film video dan fotografi

Riset pengembangan

 

Beberapa hal yang dapat dipahami :

1. Ekonomi kreatif menunjukkan potensi terhadap penciptaan dan penyerapan tenaga kerja serta pertumbuhan ekonomi,

2. Ada jenis modal / capital individu yang dapat mengembangkan dan mempertahankan kreativitas masyarakat dalam menghadapi kompetisi ekonomi era globalisasi ini.

Pada era globalisasi berarti dunia tanpa batas jarak dan waktu maka kreativitas dan pengetahuan menjadi asset tidak ternilai dalam kompetisi dan pengembangan ekonomi.

 

Kegiatan kreatif yang rutin dilakukan antara lain :

a. Bandung : Helarfest, Braga Festival

b. Jakarta : Festival Kota Tua, PRJ, Jak Jazz, Jiffest

c. Solo :Solo Batik Carnival, Pasar Windu Jenar

d. Yogyakarta : Festival Kesenian Yogyakarta, Pasar Malam Sekaten, Biennale

e. Jember : Jember Fashion Carnaval

f. Bali : Bali Fashion Week, Bali Art Festival, Sanu Festival

g. Lampung : Way Kambas Festival

h. Palembang : Festival Musi

 

 

Sistem Ekonomi Indonesia memiliki acuan yang jelas yaitu UUD 1945, yaitu sistem ekonomi Pancasila, yang di dalamnya terkandung demokrasi ekonomi.

Yang mana masyarakat berperan aktif dalam proses perekonomian dan pemerintah yang menciptakan iklim ekonomi yang sehat bagi pertumbuhan dan perkembangan usaha masyarakat. Demokrasi ekonomi yang diusung berarti kegiatan ekonomi dilakukan oleh, dari dan untuk rakyat dibawah pengawasan pemerintah.

 

Sistem ekonomi Indonesia diatur dalam UUD 1945 pasal 33, berbunyi (1) Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asa kekeluargaan; (2) Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara; dan (3) Bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

 

Berdasarkan hal tersebut maka di Indonesia ada Koperasi dan BUMN untuk menjadi peran negara tersebut.

 

Strategi pemerintah dalam melaksanakan pembangunan secara terintegrasi antara masyarakt, swasta dan pemerintah sebagai berikut :

a. Menyiapkan Insentif meliputi perlindungan produk budaya, kemudahan memperoleh dana pengembangan, fasilitas pemapasaran dan promosi hingga pertumbuhan pasar domestic dan internasional.

b. Membaut roadmap industry creative dengan melibatkan berbagai lembaga pemerintah dan swasta.

c. Membuat program komprehensif melalui pendidikan, desain, mutu/ kualitas, pengembangan pasar.

d. Memberikan HKI ( Hak Kekayaan Intelektual )

e. Membentuk Indonesia Creative Council untuk menjembatani para pelaku industi kreatif.

 

Upaya Kementerian Perdagangan untuk mewujudkan strategi pemerintah sebagai berikut :

a. Pengembangan database ekonomi kreatif Indonesia dengan teknologi informasi

b. Peningkatan penggunaan teknologi melalui program kemitraan.

c. Pekan Produk Kreatif Indonesia / PPKI

d. Festival Ekonomi Kreatif.

e. Wahan kreatif.

f. Peningkatan jangkauan dan efektivitas pemasaran.

g. Riset ekonomi kreatif dan fasilitas pemberian insentif yang mendukung inovasi1

h. Fasilitas kegiatan yang mendorong lahirnya insan kreatif dan entrepreneur kreatif baru.

i. Kegiatan fasilitasi kegiatan yang mendorong lahirnya insan kreatif.

j. Penciptaan indentitas local daerah tingkat I dan II serta identitas nasional.

 

 

Memanfaatkan Persaingan sebagai Peluang untuk Meraih Keunggulan Ekonomi Bangsa

 

Menurut Adam Smith, perdagangan antar dua negara terhadap dua jenis barang akan terjadi jika masing-masing negara mempuanyai kekuatan dalam meproduksi barang tertentu.

Keuntungannya dari mengimpor barang tersebut dengan harga murah daripada memproduksi sendiri yang disebut dengan keunggulan mutlak ( absolute advantage ) dan membeli/ mengimpor barang yang dinilai akan mendampak kerugian mutlak ( absolute disadvantage ).

 

Dari hal tersebut, maka suatu negara harus memiliki spesialisasi dalam mengahasilak barang untuk dapat melakuakn perdagangan internasional.

 

Contohnya :

Indonesia memiliki keunggulan mutlak untuk menghasilkan pakaian dan Thailand memiliki keunggulan mutlak untuk menghasilkan tas. Maka akan terjadi proses perdagangan internasinal antara Indonesia dan Thailand untk saling melengkapi kebutuhan produknya.

 

Menurut David Ricardo, perdagangan internasional terjadi apabila ada perbedaan keunggulan komparatif yaitu suatu negara mampu menghasilkan barang dan jasa lebih banyak dengan biaya murah daripada negara lain.

 

Komoditas ekspor Indonesia antara lain :

Minyak sawit

Emas

Karet

Tembaga

Kopi robusta

Nikel

Beras

Bauksit

Kakao

Biji besi

Cengkeh

Tekstil

Rempah-rempah

Kertas

Timah

Pulp

Batubara

 

 

Dengan komoditi unggulan merupakan hasil pertanian dan perkebunan, hasil tambang dan hasil industri. Komoditi tersebut Produk Indoensia di pasar perdagangan baik ASEAN dan Internasional.

 

Tantangan dalam menjalankan perdagangn Internasional sebagai berikut :

1. Eksploitasi ekonomi

2. Pudarnya identitas kebudayaan

3. Ancaman fisik lingkungan.

1 Menurut Luecke ( 2003 : 2 ), inovasi merupakan suatu proses untuk mewujudkan, mengombinasikan, atau mematangkan suatu pengetahuan/ gagasan ide, yang kemudia disesuaikan guna mendapatkan nilai baru suatu produk, proses, atau jasa.

 

Untuk mengetahui kemampuan kamu, yuk kerjakan kuis berikut :

Kuis Ekonomi Kreatif 

 

Sumber :

Definisi Inovasi

Setiawan, dkk ( Indonesia Kementerian Indonesia dan Kebudayaan tim). 2015. Ilmu Pengetahuan Sosial. Jakarta : Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbag, Kemendikbud.

Keanekaragaman Hayati (Biodiversitas)

 Keanekaragaman Hayati (Biodiversitas) Pengertian : Keanekaragaman hayati merupakan istilah yang digunakan untuk keanekaraman sumber day...