Pada kesempatan kali ini kita akan membahas 5 poin besar, meliputi :
1. Perdagangan Internasional
2. Mengembangkan Ekonomi Kreatif Berdasarkan Potensi Wilayah untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
3. Memanfaatkan Persaingan sebagai Peluang untuk Meraih Keunggulan Ekonomi Bangsa
4. Pengembangan Pusat-pusat Keunggulan Ekonomi untuk Kesejahteraan Masyarakat
5. Pasar Bebas
Dari kelima poin diatas, apakah sudah tergambarkan apa yang akan kita bahas?
Yuk kita simak pemaparan poin dari poin 2 dan 3 terlebih dahulu
Mengembangkan Ekonomi Kreatif Berdasarkan Potensi Wilayah untuk Meningkatkan Kesejahteraraan Masyarakat
Ekonomi kreatif merupakan
pengembangan konsep yang dilandaskan sumber asset kreatif yang diharapkan mampu
meningkatkan pertumbuhan potensi ekonomi.
Budaya beragam dan sumber daya
manusia yang banyak dapat menjadi modal dalam mengembangkan ekonomi kreatif.
Ekonomi kreatif yang dimulai sejak
tahun 2006 dapat melahirkan kegitan – kegiatan kreatif seperti dengan muculnya
beraneka ragam kerajinan pernak pernik, alat musik dan perabotan unik yang
menjadi ke khasan suatu wilayah. Seperti yang terlihat pada gambar berikut
|
|
|
Sumber Buku Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 9 Rev 2018 |
Indentifikasi lingkupnya mencakup 14
subsektor yaitu :
|
⭐Periklanan |
⭐Permainan interaktif |
|
⭐Arsitektur |
⭐Musik |
|
⭐ Pasar seni dan barang antik |
⭐Seni pertunjukan |
|
⭐Kerajinan |
⭐Penerbitan dan percetakan |
|
⭐Desain |
⭐Layanan komputer dan piranti lunak |
|
⭐Fashion mode |
⭐Radio dan TV |
|
⭐Film video dan fotografi |
⭐Riset pengembangan |
Beberapa hal yang dapat dipahami :
1. Ekonomi kreatif menunjukkan
potensi terhadap penciptaan dan penyerapan tenaga kerja serta pertumbuhan
ekonomi,
2. Ada jenis modal / capital
individu yang dapat mengembangkan dan mempertahankan kreativitas masyarakat
dalam menghadapi kompetisi ekonomi era globalisasi ini.
Pada era globalisasi berarti dunia
tanpa batas jarak dan waktu maka kreativitas dan pengetahuan menjadi asset tidak
ternilai dalam kompetisi dan pengembangan ekonomi.
Kegiatan kreatif yang rutin
dilakukan antara lain :
a. Bandung : Helarfest, Braga
Festival
b. Jakarta : Festival Kota Tua, PRJ,
Jak Jazz, Jiffest
c. Solo :Solo Batik Carnival, Pasar
Windu Jenar
d. Yogyakarta : Festival Kesenian Yogyakarta,
Pasar Malam Sekaten, Biennale
e. Jember : Jember Fashion Carnaval
f. Bali : Bali Fashion Week, Bali
Art Festival, Sanu Festival
g. Lampung : Way Kambas Festival
h. Palembang : Festival Musi
Sistem Ekonomi Indonesia memiliki
acuan yang jelas yaitu UUD 1945, yaitu sistem ekonomi Pancasila, yang di dalamnya
terkandung demokrasi ekonomi.
Yang mana masyarakat berperan aktif
dalam proses perekonomian dan pemerintah yang menciptakan iklim ekonomi yang
sehat bagi pertumbuhan dan perkembangan usaha masyarakat. Demokrasi ekonomi
yang diusung berarti kegiatan ekonomi dilakukan oleh, dari dan untuk rakyat
dibawah pengawasan pemerintah.
Sistem ekonomi Indonesia diatur
dalam UUD 1945 pasal 33, berbunyi (1) Perekonomian disusun sebagai usaha
bersama berdasar atas asa kekeluargaan; (2) Cabang-cabang produksi yang penting
bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara; dan
(3) Bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh
negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
Berdasarkan hal tersebut maka di
Indonesia ada Koperasi dan BUMN untuk menjadi peran negara tersebut.
Strategi pemerintah dalam
melaksanakan pembangunan secara terintegrasi antara masyarakt, swasta dan
pemerintah sebagai berikut :
a. Menyiapkan Insentif meliputi
perlindungan produk budaya, kemudahan memperoleh dana pengembangan, fasilitas
pemapasaran dan promosi hingga pertumbuhan pasar domestic dan internasional.
b. Membaut roadmap industry
creative dengan melibatkan berbagai lembaga pemerintah dan swasta.
c. Membuat program komprehensif melalui
pendidikan, desain, mutu/ kualitas, pengembangan pasar.
d. Memberikan HKI ( Hak Kekayaan
Intelektual )
e. Membentuk Indonesia Creative
Council untuk menjembatani para pelaku industi kreatif.
Upaya Kementerian Perdagangan untuk
mewujudkan strategi pemerintah sebagai berikut :
a. Pengembangan database ekonomi
kreatif Indonesia dengan teknologi informasi
b. Peningkatan penggunaan teknologi
melalui program kemitraan.
c. Pekan Produk Kreatif Indonesia /
PPKI
d. Festival Ekonomi Kreatif.
e. Wahan kreatif.
f. Peningkatan jangkauan dan
efektivitas pemasaran.
g. Riset ekonomi kreatif dan
fasilitas pemberian insentif yang mendukung inovasi1
h. Fasilitas kegiatan yang mendorong
lahirnya insan kreatif dan entrepreneur kreatif baru.
i. Kegiatan fasilitasi kegiatan yang
mendorong lahirnya insan kreatif.
j. Penciptaan indentitas local daerah
tingkat I dan II serta identitas nasional.
Memanfaatkan Persaingan sebagai
Peluang untuk Meraih Keunggulan Ekonomi Bangsa
Menurut Adam Smith, perdagangan
antar dua negara terhadap dua jenis barang akan terjadi jika masing-masing
negara mempuanyai kekuatan dalam meproduksi barang tertentu.
Keuntungannya dari mengimpor barang
tersebut dengan harga murah daripada memproduksi sendiri yang disebut dengan
keunggulan mutlak ( absolute advantage ) dan membeli/ mengimpor barang
yang dinilai akan mendampak kerugian mutlak ( absolute disadvantage ).
Dari hal tersebut, maka suatu negara
harus memiliki spesialisasi dalam mengahasilak barang untuk dapat melakuakn
perdagangan internasional.
Contohnya :
Indonesia memiliki keunggulan mutlak
untuk menghasilkan pakaian dan Thailand memiliki keunggulan mutlak untuk
menghasilkan tas. Maka akan terjadi proses perdagangan internasinal antara Indonesia
dan Thailand untk saling melengkapi kebutuhan produknya.
Menurut David Ricardo, perdagangan
internasional terjadi apabila ada perbedaan keunggulan komparatif yaitu suatu
negara mampu menghasilkan barang dan jasa lebih banyak dengan biaya murah
daripada negara lain.
Komoditas ekspor Indonesia antara
lain :
|
⭐Minyak sawit |
⭐Emas |
|
⭐Karet |
⭐Tembaga |
|
⭐Kopi robusta |
⭐Nikel |
|
⭐Beras |
⭐Bauksit |
|
⭐Kakao |
⭐Biji besi |
|
⭐Cengkeh |
⭐Tekstil |
|
⭐Rempah-rempah |
⭐Kertas |
|
⭐Timah |
⭐Pulp |
|
⭐Batubara |
|
Dengan komoditi unggulan merupakan
hasil pertanian dan perkebunan, hasil tambang dan hasil industri. Komoditi
tersebut Produk Indoensia di pasar perdagangan baik ASEAN dan Internasional.
Tantangan dalam menjalankan
perdagangn Internasional sebagai berikut :
1. Eksploitasi ekonomi
2. Pudarnya identitas kebudayaan
3. Ancaman fisik lingkungan.
1 Menurut Luecke ( 2003 : 2 ), inovasi merupakan suatu proses
untuk mewujudkan, mengombinasikan, atau mematangkan suatu pengetahuan/ gagasan
ide, yang kemudia disesuaikan guna mendapatkan nilai baru suatu produk, proses,
atau jasa.
Untuk mengetahui kemampuan
kamu, yuk kerjakan kuis berikut :
Sumber :
Setiawan, dkk ( Indonesia Kementerian Indonesia dan Kebudayaan tim). 2015. Ilmu Pengetahuan Sosial. Jakarta : Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbag, Kemendikbud.