Bioteknologi dan Perkembangannya
Apakah bioteknologi itu ?
Bioteknologi berasal dari kata "bio" yang artinya makhluk hidup dan "teknologi" yang artinya suatu cara ( alat ) untuk memudahkan manusia dalam memecahkan masalah atau membuat produk yang berguna.
Jadi, bioteknologi adalah penggunaan organisme atau bagian dari organisme untuk membuat suatu produk atau jasa, sehingga dapat menyejahterakan manusia.
Bioteknologi berkembang sejak tahun 1857, setelah Louis Pasteur menemukan hasil fermentasi yang dilakukan oleh mikroorganisme.
Pada 1920, proses fermentasi yang melibatkan mikroorganisme sudah banyaj digunakan untuk membuat larutan kimia, seperti pembuatan alkohol.
Pelibatan mikroorganisme seperti bakteri atau jamur secara lengsung untuk menghasilkan enzim disebut Bioteknologi konvensional.
Contoh : tempe, tapai, roti, keju, dan yoghurt.
Seiring perkembangan ilmu pengetahuan, berkembang bioteknologi modern yang melibatkan prinsip biokimia, biologi molekuler, dan rekayasa genetik.
*Biokimia atau kimia biologis, adalah ilmu yang mempelajari proses-proses kimia yang ada di dalam tubuh dan yang berhubungan dengan organisme hidup.
Biologi molekuler atau biologi molekul merupakan salah satu cabang biologi yang merujuk kepada pengkajian mengenai kehidupan pada skala molekul. interaksi RNA DNA
Dengan penemuan enzim-enzim yang membantu dalam proses rekaya genetika untuk dapat menyusun pola gen sedemikian rupa sehingga menghasilkan organisme yang sifat-sifatnya sesuai dengan yang diharapkan.
Seperti dapat menghasilak ikan ukuran besar dari normalnya.
Teknik rekaya genetika disebut teknik DNA rekombinan, yaitu proses mengombinasikan DNA suatu organisme ke dalam DNA organime lain.
organisme yang menggunakan bagian gen dari organisme lain did alam tubuhnya dikenal dengan istilah organisme transgentik.
Hal ini dilakukan kepada hewan, tumbuhan untuk memenuhi kebutuhan baik di bidang media, pertanian dan peternakan.
sumber :
BSE Siswa Ilmu Pengetahuan Alam kelas 9
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Biokimia